Tags: disiplin nasional, GDN, gerakan disiplin nasional, Semangat, Tekat
Gerakan Disiplin Nasional sudah dicanangkan. Buku tentang Gerakan Disiplin Nasional dan berbagai petunjuk, pedoman sudah dibuat. Yang harus segera dilakukan sekarang adalah memperbaharui tekad, semangat dan menjadikan Gerakan Disiplin Nasional sebagai gerakan bersama seluruh bangsa Indonesia. Kita tak perlu menunggu lagi dibuat kelompok Kerja, Panitia, Komite, Badan atau Lembaga baru untuk menyusun pedoman, petunjuk dan segala macam yang berbau kertas.
Kata-kata revitalisasi, refungsionalisasi, restrukturisasi, redifinisi dan lain sebagainya tidak dibutuhkan lagi. Yang lebih penting adalah bekerja keras disertai kesadaran yang mendalam untuk segera membangkitkan bangsa ini dari keterpurukannya.
Kapan dimulai ? Tidak perlu menunggu saat-saat monumental misalnya dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan, Hari Kebangkitan Nasional, Hari Lingkungan Hidup , Hari Bebas Tembakau Sedunia atau Hari Anti Madat Sedunia. Tidak perlu menunggu Tahun Baru, Tahun Anggaran Baru atau Tahun Ajaran Baru. Juga tidak perlu menunggu turunnya anggaran baru atau selesainya kantor sekretariat baru atau adanya ruang Posko Baru.
Mari kita lakukan sekarang juga !! Siapa yang mulai ?? Semua warga negara. Siapa yang menggerakkannya ?? Hati nurani kita semua. Darimana dimulainya ?? Ya dari setiap individu, melebar ke rumah tangga, lingkungan RT, RW, Kecamatan, kabupaten, Propinsi dan keseluruh wilayah tanah air. Bagaimana anggarannya ? Tidak perlu anggaran karena yang dibutuhkan hanya tekad dan semangat.




kalau bukan sekarang, kapan lagi.
Ayo kita semua bertekad, mulai dari diri sendiri.
sekarang juga
ok PakDhe, insyaalllah, aku mau disiplinkan diri utk tetap ngeblog dan apdet blognya .
terima kasih PakDhe sudah mengingatkan.
salam.
sip, agar blognya pr 9
Kadang saya memang kurang disiplin…
Disiplin=konsisten
Konsistensi inipun sering terlupa
Mudah2an mulai dari sekarangpun belum terlambat
karena tak ada kata terlambat tuk berbuat kebaikan…
hal2 yg baik harus dibiasakan
disiplin emang ga bisa dipaksa..
kl sistem paksa paling cuman bertahan sebentar pas ada pengawasan
begitu kendor, mereka itu ga bakal mau sukarela utk disiplin
susah bgt, ga tau gimana caranya biar disiplin itu jd kesadaran bukan paksaan
dipaksa dulu kayak singapore, siaa yg melanggar di tindak..lama2 jdi biasa nggak usah dipaksa
disiplin
disiplin
apaaaaaaaa coba..
belom2 udah hopeless ni anak gara2 liat posisi
gyahahaaaaa..
mungkin seneng kalo posisi 1