Sekali lagi, masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa disiplin hanya merupakan domain dari anggota atau kesatuan militer. Sesuai kodratnya, setiap individu menginginkan kebebasan. Sementara disiplin dianggap merupakan bentuk pengekangan terhadap kebebasan. Anggapan ini tentu tidak benar karena disiplin diperlukan bagi siapa saja , dimana saja dan untuk kepentingan apa saja. Dalam kehidupan pribadi sekalipun disiplin sangat di perlukan. Seseorang yang tidak disiplin dalam pola makan dan tidur misalnya, akan gampang terserang penyakit.
Disinilah perlunya kampanye disiplin. Kampanye disiplin yang dilakukan secara terus-menerus dapat merubah seseorang yang semula tidak suka menjadi suka, yang semula tidak tahu menjadi tahu dan yang semula tidak sadar akan menjadi sadar. Kampanye harus dilakukan dengan cara memberitahu apa yang akan masyarakat dapatkan dan manfaat disiplin bagi setiap individu; dan bukan apa yang pemerintah inginkan. Hal ini sangat penting karena pada umumnya masyarakat Indonesia gampang curiga terhadap apa-apa yang dilakukan atau berasal dari pemerintah.
Kita masih ingat ketika pertama kali penggunaan helm pengaman dicetuskan. Masyarakat otomatis memprotesnya. Mereka mengira kewajiban menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor merupakan upaya pemerintah untuk melariskan dagangan helm dari pengusaha tertentu. Tetapi setelah masyarakat mengetahui manfaat penggunaan helm maka secara bertahap mereka mematuhi ketentuan itu.
Kampanye secara terus menerus ibarat tetesan air yang jatuh disebongkah batu yang keras. Dengan tetesan air secara terus menerus maka batu itu akhirnya berlubang juga.
Kampanye disiplin dapat dilakukan melalui berbagai media, khususnya yang sangat dekat dengan masyarakat misalnya melalui siaran televisi.




Dengan penuh sikap disiplin,.. saya mengamankan yang pertama dulu.
silahkan bang agar kondusif
dengan sikap disiplin saya masih merasa aman dengan hidangan di dapurini
kampanye disiplin juga sangat efektif dari sini yang mempunyai komunitas yang ramai.
Sukses selalu Pakde.
Salam hangat
benar bang, dirumah sendiri dulu aja
yuk kita kampanye ramai-ramai di blog. biar makin rame
Setuju banget, Pakdhe. Disiplin memang awalnya harus dipaksakan tapi lama-lama bisa jadi kebiasaan. Kalau sudah jadi kebiasaan kita tidak akan merasa berat lagi.
Seperti masalah helm yang dulu sempat ribut juga. Tapi sekarang orang mau naik motor sudah otomatis nyari helm.
Benar bang, anak-anak juga harus dipaksa sholat,lama2 terbiasa dan menjadi kebutuhan kan.
H E L M
H-emat kepala
E-konomis nyawa
L-ajunya aman
M-ati tertunda
Ini puisi teman-teman waktu masih jadi pengurus mading SMA
Benar adanya puisi itu Bang
susah emang kalo nyuruh masyarakat disiplin.. bisa berbusa2 ngasih tau nya.
kl di tpt saya siy para penyetor pasti disiplin, soalnya si Ucin kasir kita rada galak org nya. soalnya ini urusan duit, kl gara2 penyetor ga disiplin trus ucin tekor kan gawat buat diri si ucin, krn kl tekor ya dia harus ganti.
makanya dia galak n yg ga bisa diatur ga dilayanin..
saya siy yg terima berkas cuman mesem2 ajah liat dia misuh2 kl ada yg ngeyel
xixixiii
harus tegas kalau sudah menyangkut hal2 yg rumit dan penting
disiplin adalah nafasku, teringat teman-teman menwa dulu pakdhe
berarti penting yo mas
kalau disiplin sudah menjadi nafas, maka sepanjang hidup adalah disiplin.jika tidak maka pasti akan mati