Seorang pejabat tinggi ditangkap oleh sejawatnya sendiri. Pasti ada alasan yang kuat mengapa sang pejabat ditangkap atau apapun istilahnya di sebuah bandara. Peristiwa itu menambah deretan nama pejabat yang terpaksa harus mengakhiri karier cemerlangnya akibat terseret dalam suatu perkara pidana, perdata atau disiplin.
Seorang pejabat yang beberapa bulan, minggu atau jam yang lalu masih berjalan dengan gagah, berpidato, memberikan keterangan pers atau dipayungi oleh ajudan dalam suatu acara, bisa mendadak terjungkal. Kegagahannya seketika berubah menjadi ketidak-berdayaan manakala dia digiring ke suatu tempat yang tak pernah dibayangkan sebelumnya yaitu ruang tahanan.
Saya jadi teringat ceramah ustadz Zainuddin MZ pada siaran di televisi beberapa hari yang lalu. Dai kondang tersebut antara lain mengatakan ” Dulu Bung Karno dipenjara oleh penjajah, kemudian menjadi pejabat tinggi negara ini. Sekarang malah kebalikannya, banyak yang menjadi pejabat tinggi dulu baru masuk penjara “.
Begitulah kekuasaan Tuhan, DIA memberikan jabatan atau kekuasaan kepada orang yang dikehendaki-Nya dan juga mencabut kekuasaan itu dari orang yang dikehendaki-Nya pula.




pertamaxxxx
Selamat siang Pakde
selamat malam mas
Roda kehidupan terus berputar waktu juga tak diam. Waktu bukan hanya hari ini saja, tapi masih ada hari esok. Yang telah kita lakukan tuk merubah diri bukanlah tanpa arti, walaupun hanya sebiji zarah tetap punya nilai di mata Allah.
Dengan demikian segala pikiran,ucapandan tindakan harus dipikirkan secara matang agar tak berbau dosa
kalau diam ndak berputar putrii cantik..
dan itulah hidup
alias tidur
Roda kehidupan itu senantiasa berputar. Kadang kita diatas, kadang juga dibawah. Semua ada gilirannya. Karena hidup itu terus berputar seperti roda pedati.
sabar ketika menderita dan syukur ketika berjaya
Yah, walaupun gak sama persis, tapi kira-kira seperti itulah ungkapannya. Yang biasanya dimaknai bahwa nasib seseorang itu akan selalu berubah. Kadang mujur, kadang sial, kadang miskin, kadang kaya.
makanya jangan sok ya nduk agar tak terjungkal
meski bagaimanapun keadaan kita, harus senantiasa introspeksi.
iya bang, mungkin diri kita juga ada salah dan lupanya
Setiap kemenangan itu sudah dipergilirkan dhe, jadi kita tinggal menjalani dan menjemput kemenangan kita.
benar mas, semua sudah ditulis
saya akan selalu menjemput kemenangan mas
sebisa saya
harus, jangan mau jadi pecundang
seperti ramalan jayabaya pakdhe bahwa dunia akan terbalik dan semrawut hehe…
jangan ikutan semrawut lho bang
biarlah dunia ini semberawut asal kita tetap rapi dan bersih
jangan donk, harus rapi dan bersih semuanya
OOT pakdhe.. saya mohon tukeran link ya.. biar blog baru saya bisa ikutan nongkrong di blogroll J’blog
tancap bang, trims
dan roda itu akan terus berputar pakde, hanya berhenti saat rehat dan saat rusak. lalu berputar lagi. saya juga bagian dari roda roda yang terus berputar. terkadang tertindih beban terkadang melayang lepas
yg penting masih bisa ambil nafas ya yank
dan bernafas dengan tenang sehingga pikiran tenang pakde
kalau tergesa-gesa bisa tersedak
kalau kita menganggap jabatan sebagai sebuah musibah… pastilah kita akan senantiasa berhati2 menjalankannya.
umumnya kan menganggap sebagai anugerah bang
waduh saya ndak mau menganggap jabatan musih bang, tetap anugerah, dan anugerah itu harus dijaga dan dipertanggung jawabankan hasilnya
dilaksanakan dengan sdebaik-baiknya sehingga hasilnya bermanfaat
kalau kita menganggap jabatan sebagai sebuah musibah… pastilah kita akan senantiasa berhati2 menjalankannya.
umumnya kan menganggap sebagai anugerah bang
bagi saya anugerah akh, yang penting buktikan anugerah itu berarti bagi semua orang
sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia yang lainnya
dan bernafas dengan tenang sehingga pikiran tenang pakde
kalau tergesa-gesa bisa tersedak
bener tuh