Was-Was
Pakde Cholik |
June 12, 2010 |
8:27 am | Sorotan
Tags: demonstrasi, sepak bola, sepeda motor, supporter, was was
Tags: demonstrasi, sepak bola, sepeda motor, supporter, was was
Jika sedang keluar rumah ada 3 hal yang membuat saya was-was dan harus meningkatkan kewaspadaan. Ketiga hal tersebut adalah aksi demo, pertandingan sepak bola dan pengendara sepeda motor.
- Aksi demo. walau disebut dengan aksi damai tetap saja ada eksesnya minimal terjadi kemacetan lalu lintas. Demo yang brutal tentu lebih menakutkan karena bisa-bisa kita yang tak ikut-ikutan akan terkena imbasnya. Tak jarang para demonstran memukul mobil sambil berteriak-teriak, ada pula yang dengan riangnya mengibas-kibaskan kayu, ranting atau pentungan yang jika kena kepala atau mobil tentu lumayan sakit badan dan sakit hati kita.
- Pertandingan sepakbola. Para supporter jaman sekarang lebih menakutkan daripada gendruwo au hanti jaman dulu. Lha wong mau nonton bola kok membawa parang,golok,pisau,clutit,pentungan, ekor ikan pari dan benda-benda berbahaya lainnya. Ini supporter atau killer sih. Supporter brutal ini tak segan-segan menghentikan dan memukuli kendaraan yang menggunakan nomor plat daerah lawan mainnya.
- Pengendara Sepeda motor. Masya Allah, jumlah pengendara sepeda motor sekarang sak jagad. Hal ini disebabkan karena untuk mendapatkan sepeda motor relatif mudah. Dengan DP hanya 500 ribu, sebuah sepeda motor baru sudah bisa dibawa pulang. Lihatlah dijalan raya, mereka bak pemilik jalan, ada didepan, samping kiri-kanan dan belakang mobil kita. Jika anda sudah memberi tanda mau berbelok ke kiri jangan lupa tetap melihat kaca spion karena tiba-tiba ada pengendara sepeda motor yang menyalip kita dari kiri pula.
Itulah yang sering membuat was-was ketika berada di jalan raya. Langkah yang bijak adalah mencari jalan alternatif jika mendengar ada demo dan pertandingan sepakbola di suatu titik yang akan kita lewati.
Bagaimana dengan sahabat ??




betul Dhe, lebih baik gak usah keluar kalau gak penting banget bila sedang ada demo dan tanding sepak bola.
Kalau membludaknya motor di jalan kota2 besar, susah dihindarinya, mereka ada dimana2, jadi ya paling hanya meningkatkan kewaspadaan saja ya Dhe.
salam
saya nggak suka demo bener bikin macet dan semriwet tujuannya sih boleh tapi kalo sudah mengganggu kepentingan orang lain ya tujuan semula pun jadi tak tersampaikan apalagi demo di lapangan rawan provokasi dan penyelundupan oknum2 kurang bertanggung jawab
kalo supporter sepakbola sih hampir sama pakde, apalagi bikin rute angkot malah muter2 nggak karuan, ini mau nyuport apa mau ngebeki dalan tho yo
Ah Pakde, saia juga ke kantor naek montor, lebih irit dan lebih gesit dijalanan JKT yang ampun ini….
tidak juga,,
kita sebagai manusia harus pasrah dan percaya bahwa tuhan melindungi kita
jd jgn merasa was-was
Point terakhir itu yang paling saya takutkan Dhe, kalau yang lain masih sedikit di Medan. Pengendara sekarang suka-sukanya aja naek motor.
Saya was was jambret dan copet pakde
selalu waspada salah satu pilihan yang bijak..
kunjungi juga blog saya di ichwana.blogdetik.com dan di blog.unand.ac.id/ichwana
terima kasih….
kunjungi website kumpulan jurnal kami : http://repository.unand.ac.id
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA”.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
Salam hangat pakdhe…Sak beja bejane wong urip ing alam donya kuwi yo sing tansah eling lan waspada