Tahun 1960an ketika saya masih menjadi murid Sekolah Rakyat (sekarang SD) sering nonton ludruk. Diantara gending-gending yang dimainkan oleh para niyaga, ada satu gending yang mengobarkan semangat berdikari( berdiri diatas kaki sendiri). Semangat berdikari ini dikumandangkan oleh Presiden Soekarno. Inilah lirik gending berbahasa Jawa tersebut. Read more »
Setelah kata reformasi dikumandangkan, aksi demo atau unjuk rasa hampir terjadi setiap hari secara sporadis ditanah air. Aksi demo memang sa-sah saja untuk menyampaikan pendapat sepanjang mengikuti peraturan yang berlaku. Minta ijin untuk melaksanakan demo juga gampang diperoleh dari aparat kepolisian. Permintaan atau pemberitahuan akan diselenggarakannya aksi demo ini penting agar pihak kepolisian dapat melakukan persiapan, khususnya dalam rangka pengaturan lalu lintas dan tindakan lain diperlukan. Read more »
Jika para sahabat melihat kata Pensioner pada header maka itu adalah nama sementara karena sesungguhnya blog ini sedang menggodog sejumlah nama yang disodorkan oleh para sahabat. Puluhan nama sudah terdaftar di BlogCamp namun anda masih mempunyai waktu untuk memberikan masukan nama disana. Read more »
Alhamdulillah setelah menjalani pensiun saya tidak terkena post power syndrome atau gejala paska kekuasaan. Selain bekal agama, asal-usul saya yang keturunan orang desa ini juga telah memperkuat mental saya. Meskipun dilihat dari segi materi memang ada perbedaan namun tak terlalu mempengaruhi kehidupan saya dan keluarga secara ekstrim. Hidup dan kehidupan saya berjalan seperti biasa. Read more »
Setelah mengakhiri pengabdian secara resmi kepada negara dan bangsa sejak awal bulan September 2006 saya sudah berstatus berstatus purnawirawan. Sebagaimana sering dikatakan oleh para pimpinan dalam setiap acara wisuda purnawira bahwa pensiunan bukanlah akhir pengabdian kepada negara tetapi hanya alih bidang belaka. Dengan demikian maka seorang purnawirawan tetap diharapkan dharma-baktinya melalui kegiatan yang positif ditengah masyarakat.
Karena waktu yang tersedia cukup banyak maka saya mencari kegiatan yang tetap dapat menjaga otak saya agar tetap terpelihara dengan baik dan tidak pikun. Awalnya saya masuk menjadi member di situs jaringan sosial antara lain di Friendster, Facebook dan lainnya. Dalam perjalanan selanjutnya saya memilih blog sebagai wadah untuk menyalurkan bakat dan minat saya dibidang tulis-menulis. Read more »



