Tagged: gerakan disiplin nasional
GDN Memerlukan Pengawasan
Pakde Cholik | February 26, 2010 | 4:58 pm | Opini | 32 Comments

Gerakan Disiplin Nasional menggunakan metode edukatif ,persuasif, kuratif, represif. Dengan metode kombinasi seperti ini maka masyarakat tidak hanya diminta kesadarannya tetapi juga perlu diawasi dan ada unsur yang menegakkannya khususnya ketaatannya terhadap norma hukum dan peraturan yang mengikat. Read more »

GDN Perlu Keteladanan Pemimpin
Pakde Cholik | February 25, 2010 | 10:05 am | Opini | 34 Comments

Masyarakat Indonesia menganut budaya paternalistik. Setiap ucapan, tindakan dan tingkah laku dari atasan, pemimpin atau orang yang lebih tua biasanya akan ditiru oleh anggota bawahan dan anak buahnya. Budaya ini sesungguhnya dapat dimanfaatkan untuk mengkampanyekan Gerakan Disiplin Nasional. Read more »

GDN Harus Dimulai (lagi) Sekarang
Pakde Cholik | February 21, 2010 | 9:27 am | Sorotan | 6 Comments

Gerakan Disiplin Nasional sudah dicanangkan. Buku tentang Gerakan Disiplin Nasional dan berbagai petunjuk, pedoman sudah dibuat.  Yang harus segera dilakukan sekarang adalah memperbaharui tekad, semangat dan menjadikan Gerakan Disiplin Nasional sebagai gerakan bersama seluruh bangsa Indonesia. Kita tak perlu menunggu lagi dibuat kelompok Kerja, Panitia, Komite, Badan atau Lembaga baru  untuk menyusun pedoman, petunjuk dan segala macam yang berbau kertas. Read more »

Jangan Mengabaikan Hal Kecil dan Remeh
Pakde Cholik | February 16, 2010 | 2:50 pm | Opini | 13 Comments

Tahun pertama Gerakan Disiplin Nasional diprioritaskan untuk memantapkan budaya tertib, budaya bersih dan budaya kerja. Dari hasil pengamatan, tahun pertama itu hasilnya belum tampak.  Pelanggaran lalu lintas masih didemonstrasikan dijalan raya, budaya antri hanya terjadi pada tempat-tempat yang disiapkan lorong atau pagar pembatas.  Diluar itu masyarakat lebih asyik berdesak-desakan dan bergerombol didepan loket karcis yang tidak jarang menimbulkan kasus perkelahian dan pengrusakan, misalnya dalam antrian karcis untuk menonton pagelaran musik di sebuah stadion.  Budaya bersih juga belum tertanam di hati masyarakat.  Gerakan Jum’at Bersih hanya bergema beberapa bulan,  setelah itu lenyap, sepi. Read more »

Disiplin Nasional Dimulai Dari Diri Sendiri
Pakde Cholik | February 15, 2010 | 5:50 am | Opini | 11 Comments

Kita tentu sudah mengenal sebuah cerita tentang seorang pemuda yang masih bebas dan imajinasinya mengembara tanpa batas yang bercita-cita untuk mengubah dunia.  Tatkala ia menjadi semakin tua dan bijaksana ia menyadari bahwa  dunia tak akan bisa berubah.  Oleh karena itu ia memendekkan sasarannya dan memutuskan untuk mengubah negerinya saja.  Namun cita-cita inipun kandas di tengah jalan.  Manakala ia makin jauh mengarungi masa tuanya maka ia bertekad untuk mengubah keluarganya ,  mereka yang mempunyai hubungan terdekat dengannya.  Lagi-lagi tekadnya itu tak membuahkan hasil.  Keluarganyapun tak bisa dirubahnya.   Akhirnya,  ketika ia terbaring di ranjang menunggu kematiannya, ia lalu menyadari bahwa seandainya dulu ia mengubah dirinya sendiri melalui teladan-teladan, barangkali ia akan bisa mengubah keluarganya.   Selanjutnya dari inspirasi dan dorongan serta dukungan mereka barangkali ia bisa merubah negerinya dan siapa tahu ia mungkin bahkan mampu merubah dunia. Read more »


Page 1 of 212»Top Footer
Copy Protected by Tech Tips's CopyProtect Wordpress Blogs.